Arsip Penulis

Tentang Ayah

ia pergi. ke bukit tengadah. semalam. jauh. aku sudah melihat asap. dari kotak. keringatnya ada. dalam cucian.   Di mana ayah? Ia telah pergi. Menemui perangkap yang ia cari. Padanya, segenggam peristiwa terjadi.   Ke mana ayah? Ke bukit tengadah. Di ulunya ada hati, mengaliri darah.   Ayah semalam tak pulang. Mungkin pergi jauh. Rindukah? [...]

Continue reading »

Hujan Kerinduan

Hujan Kerinduan   Hujan, sampaikan rinduku yang terapung di sungai musi ketika jingga beranjak senja, menampung segenggam rasa, temaram Ampera   Hujan, kirimkan rasa yang dalam, termagu dalam kapal mengarungi gelisah kegelisahan, hikayat Kemaro pulau dengan pohon dan ribuan kesetiaan   Hujan, ceritakan resah yang tak sampai, menggayut di gerbang pagoda lewat batang-batang ditempa cahaya, [...]

Continue reading »

Episode Philo

Sebuah episode tentang kemahsyuran dan euforia keindahan Akulah wajah yang mengapung di pembuluh selaksa dengan selendang dan sepatu berpita milik pujangga narasiku mengalir pada kayu dan sepotong aksara dalam komunitas pinggiran azalea Dengarlah naskah yang kutelisik di rimbun-rimbun rinai dari kelopak menggantung atas teras mahogani lukisan estetis yang ramai irama bingkai lalu musim mengayuh tarian [...]

Continue reading »

Di jembatan kata

Di jembatan kata-kata kurintihkan sepotong nyawa menyela di bias alang-alang selasa memuja mantra Pada kekasihnya, kutitipkan secarik hela menanya tentang siapa Di jembatan kata-kata kubariskan sejumlah pahala untuk selingan kala lara Padang, Agustus 2008 : Padang Ekspres, 28 September 2008

Continue reading »

Layu

bunga itu telah layu aku melongkahi kayu Padang, Maret 2008 : Padang Ekspres, 28 September 2008

Continue reading »

Takziah di Kuburan

Jangan lupa nanti malam Pakai gaun hitam Bawa senyum seragam Kau kujemput nanti malam Kita akan makan-makan Oh ya, pegang Al-quran Kita mau takziah di kuburan Padang, Mei 2008 : Padang Ekspres, 28 September 2008

Continue reading »

Laut (1)

aku jatuh dalam debur laut membasuh hidup yang garam sambil tubuh digerayangi suram salam Padang, Juni 2008 : Padang Ekspres, 28 September 2008

Continue reading »

Cangkir pada Lembah

ingin ku sampai pada lembah itu dimana aku dapat melihat salju Kusentuh Luruh hujan deras mengguyur pelepahku membasahi pucuk cemaraku getir dahan-dahanku dan kutemui dua cangkir itu Padang, Februari 2007 : Padang Ekspres, 28 September 2008

Continue reading »

Lengang

Sampaikan salamku pada aksara 5 Lama aku tak mendengar kabar beritanya Adakah dia baik-baik saja ? Aku ingin membacakan puisi di shubuh ke dua puluh tujuh sebelum pagi meracau untuknya pada arena kembang api itu. Atau pada api unggun ? Pada kayu bakar Kubisikkan sekejap lengang Padang, April 2008 : Padang Ekspres, 28 Septeber 2008

Continue reading »

Sublim

dan bila jiwa jengah curilah ayatnya yang resah Padang, Agustus 2008 : Padang Ekspres, 28 September 2008

Continue reading »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.