Di jembatan kata-kata kurintihkan sepotong nyawa menyela di bias alang-alang selasa memuja mantra Pada kekasihnya, kutitipkan secarik hela menanya tentang siapa Di jembatan kata-kata kubariskan sejumlah pahala untuk selingan kala lara Padang, Agustus 2008 : Padang Ekspres, 28 September 2008
Arsip untuk September, 2008
30 Sep
Layu
bunga itu telah layu aku melongkahi kayu Padang, Maret 2008 : Padang Ekspres, 28 September 2008
30 Sep
Takziah di Kuburan
Jangan lupa nanti malam Pakai gaun hitam Bawa senyum seragam Kau kujemput nanti malam Kita akan makan-makan Oh ya, pegang Al-quran Kita mau takziah di kuburan Padang, Mei 2008 : Padang Ekspres, 28 September 2008
30 Sep
Laut (1)
aku jatuh dalam debur laut membasuh hidup yang garam sambil tubuh digerayangi suram salam Padang, Juni 2008 : Padang Ekspres, 28 September 2008
30 Sep
Cangkir pada Lembah
ingin ku sampai pada lembah itu dimana aku dapat melihat salju Kusentuh Luruh hujan deras mengguyur pelepahku membasahi pucuk cemaraku getir dahan-dahanku dan kutemui dua cangkir itu Padang, Februari 2007 : Padang Ekspres, 28 September 2008
30 Sep
Lengang
Sampaikan salamku pada aksara 5 Lama aku tak mendengar kabar beritanya Adakah dia baik-baik saja ? Aku ingin membacakan puisi di shubuh ke dua puluh tujuh sebelum pagi meracau untuknya pada arena kembang api itu. Atau pada api unggun ? Pada kayu bakar Kubisikkan sekejap lengang Padang, April 2008 : Padang Ekspres, 28 Septeber 2008
30 Sep
Sublim
dan bila jiwa jengah curilah ayatnya yang resah Padang, Agustus 2008 : Padang Ekspres, 28 September 2008
30 Sep
Gulir
gulir, detaknya mengigaukan aku pada derik jangkrik dengan melodi 12 malam Lalu, aku berlayar ke sunyimu (yang mungkin masih di jalanan beraspal) Masuk. Hadir. Ke mimpi yang tak kau hiraukan dan kita bersitatap, agak menduga Padang, September 2008 : Padang Ekspres, 28 September 2008
30 Sep
Laut (2)
Demi pasir yang menyusup ke telapak kaki Bahwa pantai menebal dan nya semakin tipis Semusim bocah dikejar laut Dengan setampuk gelisah beraroma tawa Dengan luka gerai Pada sekali yang ombak dan tanya yang elus PadaNya, Simpan nafas kita Padang, Juni 2008 : P’Mails edisi khusus, 31 Agustus 2008
30 Sep
Di Seberang Jalan
: Efri Nurdin Kau yang berada di seberang jalan duduk di bawah dedaunan menyapa sesenggukan Aku yang berada di seberang jalan berdiri menyikat kenangan menghalau tumpah kegalauan Padang, Mei 2008 : P’Mails edisi Khusus, 31 Agustus 2008
Komentar Terakhir